Ornamen Masjid di Dunia yang Memukau

Ornamen Masjid di Dunia yang Memukau

Bagi umat muslim keberadaan masjid sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai sarana ibadah dan pengembangan pengetahuan agama maupun umum, juga sebagai sarana untuk menjaga tali persaudaraan antar umat muslim atau ukhuwah islamiah. Meskipun bukan yang utama, ornamen masjid bisa dikatakan penting kerena selain sebagai hiasan, berpengaruh  juga bagi kenyamanan orang yang beribadah di dalamnya. 

 

Banyak sekali Masjid yang memiliki ornamen atau arsitektur yang indah. Berikut beberapa masjid di dunia yang memiliki ornamen dan arsitektur yang menarik, megah, dan tentu saja memukau bagi orang yang melihatnya.

 

Masjid Imam, Iran

Shah Mosque (Masjid Jami Abbasi) yang dikenal sebagai masjid Imam (setelah revolusi Islam 1979 di Iran) adalah sebuah masjid di Isfahan-Iran. Dibangun selama periode Safavi, diperintahkan oleh Shah Abbas yang pertama.

 

 

Masjid Imam, IranIni adalah contoh arsitektur Islam Iran terbaik dan dianggap sebagai salah satu karya Masterpiece Arsitektur Persia. Masjid ini terdaftar bersama dengan Naghsh-i Jahan Square, sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Pembangunannya dimulai pada tahun 1611. Kemegahannya nampak pada keindahan ubin mosaik tujuh warna dan prasasti kaligrafinya.

 

 

 

 

Masjid Sheikh Lutfollah, Iran
Masjid Sheikh Lutfollah adalah salah satu karya arsitektur dari arsitektur Iran Safawi. Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1603 dan selesai tahun 1618. Dibangun oleh arsitek kepala Syaikh Bahai, selama pemerintahan Shah Abbas I dari dinasti Safawi. Masjid ini juga terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

 

Masjid Sheikh Lutfollah, Iran

Awalnya masjid ini ditujukan hanya untuk keluarga kerajaan, tidak dibangun untuk umum. Karena itulah masjid ini tidak memiliki menara dan memiliki ukuran yang lebih kecil. Bahkan para pelancong pada masa itu tidak diperkenankan masuk ke dalamnya. Namun tidak sampai seabad kemudian, pintu masjid dibuka untuk umum, para pelancong pun bisa mengagumi upaya Shah Abbas membuat tempat suci ini bagi keluarganya.

 

 

Sepanjang sejarah, masjid ini memiliki nama yang berbeda. Bagi Junabadi itu adalah masjid dengan kubah besar, sementara sejarawan kontemporer Iskandar Munshi menamakannya masjid besar kesucian dan keindahan. Salah satu karakteristik uniknya adalah merak di pusat kubah masjidnya. Jika Anda berdiri di dalam dan melihat ke bagian tengah kubah, maka akan terlihat burung merak, yang ekornya adalah sinar matahari yang datang dari lubang di langit-langit sisi-sisi kubah.

 

Masjid Sultan Ahmed, Turki
Masjid Sultan Ahmed (bahasa Turki: Sultanahmet Camii) adalah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( dari 1453 sampai 1923). Jaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus.

 

 

Masjid Sultan Ahmed, Turki

Dilihat dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul. Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Biru karena warna cat interiornya didominasi warna biru. Karena cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor asli masjid, maka cat tersebut dihilangkan. Sekarang, interior masjid ini tidak terlihat berwarna biru lagi.

 

 

Masjid Yeni Valide, Turki

Masjid Yeni Valide (bahasa Turki: Yeni Valide Cami) adalah sebuah masjid Uthmaniyyah terletak di daerah Eminönü di Istanbul, Turki. 

 

Masjid Yeni Valide, Turki

Pembuatan masjid dimulai pada tahun 1597 memakan waktu selama 66 tahun, karena kematian muda Selim III dan Safiye Sultan yang disebabkan oleh epidemi wabah yang tersebar luas di Istanbul di tahun-tahun awal pembuatan. Kubah Masjid Yeni Valide adalah penggabungan dari Masjid Sultan Ahmed, Masjid Şehzade, dan Sedefhar Mehmet Ağa . Ketinggian kubah menyerupai piramid adalah ciri-ciri masjid ini selain itu kubahnya kecil dengan garis pusat 17.5 m dan ketinggian 36 m, serta memiliki 4 kubah.

Latest Article

Masjid Iwye 30 Juni 2022
Masjid Al-Alam 29 Juni 2022
Masjid Raya Birmingham 28 Juni 2022
Masjid Tiban Malang 24 Juni 2022