Masjid Sunan Kalijaga

Masjid Sunan Kalijaga

Masjid Sunan Kalijaga

Masjid Sunan Kalijaga Berada di Kadilangu Demak merupakan bangunan tua bersejarah di kabupaten Demak. Masjid ini merupakan salah dari dari dua masjid paling terkenal di Demak bersama dengan Masjid Agung Demak yang berada di sisi barat alun alun Demak. Lokasi Masjid Sunan Kalijaga terpaut sekitar 2KM sebelah timur Masjid Agung, bila berjalan kaki dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Masjid Sunan Kalijaga berada disisi timur Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak.

 

Bangunan Masjid Sunan Kalijaga di Kadilangu menunjukkan ciri khas type bangunan pada masa itu. Bangunan masjid berbentuk jogla dengan atap tumpang (susun) 3 seperti halnya asjid-masjid kuno di Jawa lainnya. Bangunan makam dan masjid yang berada dalam satu kompleks juga merupakan ciri khas pola tata letak masjid dan makam yang ada di Jawa saat itu.

 

Bentuk-bentuk jirat yang ada di makam  merupakan bentuk jirat kuno dengan beberapa variasi antara lain bentuk gada, kurawal, dan bentuk matahari. Makam-makam disusun dalam beberapa halaman yang disekat tembok juga menunjukkan ciri khas makam raja atau pejabat dimana makam utama terletak di halaman paling belakang. Di Kadilangu ini, makam Sunan Kalijaga sebagai makam utama sehingga terletak dihalaman belakang. Untuk masuk ke makam Sunan Kalijaga harus melewati tiga pintu gerbang.

Masjid ini terlihat lebih kecil dibanding Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon dan Masjid Agung Demak, dua masjid dimana Sunan Kalijaga ikut terlibat dalam pembangunannya. Masjid Sunan Kalijaga di Kadilangu ini pada awalnya memang dibangun dimasa Sunan Kalijaga masih hidup sekitar tahun 1532, kala itu masih berupa Surau kecil. Setelah Sunan Kalijaga wafat dan digantikan oleh puteranya yang bernama Sunan Hadi (putera ketiga), surau tersebut disempurnakan bangunannya hingga berupa masjid seperti terlihat sekarang ini.
Pembangunan oleh Sunan Hadi dilakukan pada tahun 1534H sebagaimana disebutkan di sebuah prasasti yang terdapat di atas pintu masjid sebelah dalam yang berbunyi : "Meniko titi mongso ngadekipun masjid ngadilangu hing dino Ahad Wage tanggal 16 sasi dzul-hijjah tahun tarikh jawi 1456, (ini waktunya berdiri Masjid Kadilangu pada hari Ahad Wage tanggal 16 bulan Dzul-hijjah tahun tarikh Jawa 1456).

Latest Article

Massif Masjdi GRC 29 Sepember 2020
Kubah Masjid Poris 3 Sepember 2020
Kontraktor Masjid 27 Agustus 2020
Lisplang GRC Ternama 24 Agustus 2020