5 Masjid Berkubah Emas di Dunia

5 Masjid Berkubah Emas di Dunia

Selain masjid berkubah emas yang namanya sangat familiar di telinga kita, yaitu masjid  Dian Al Mahri, Depok, ada juga masjid di beberapa negara di dunia yang kubahnya terbuat dari  emas. Masjid dengan kubah emas memang sungguh luar biasa, hanya masjid-masjid tertentu yang di bangun dengan kubah emas dan hanya ada beberapa masjid di dunia ini yang di bangun dengan kubah emas.

 

Berikut adalah beberapa masjid yang dibangun dengan kubah emas:

 

Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina

 

Masjid Qubbah As Sakhrah atau yang dikenal dengan Dome of The Rock, merupakan salah satu masjid berkubah emas yang dibangun sekitar tahun 690 M oleh Abdul Malik bin Marwan, salah satu raja dalam bani Umayyah.

 

Masjid Kubah As Sakhrah, Palestina

Masjid yang terletak di Jerusalem, Palestina ini memiliki bangunan unik dan khas yang dilandasi nilai-nilai artistik serta theologis murni islam. Bangunan itu tidak terpengaruh sedikitpun oleh nilai-nilai arsitektur Romawi, Yunani, Yahudi dan Nasrani. 

Pembangunan Qubbah As Sakhrah sesungguhnya terinspirasi oleh ajaran islam berupa thawaf yang pernah dilakukan oleh Siti Hajar, Isteri Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, tatkala keliling mencari air untuk minum puteranya, Ismail ‘Alaihissalam. Dari inspirasi itulah, kemudian melahirkan bangunan yang berbentuk bundar. Selanjutnya, bangunan Qubbah (berbentuk bundar) itu menjadi ciri khas dari masjid-masjid yang dibangun umat islam dan menjadi pembeda dari bangunan tempat peribadatan agama lain.

 

Masjid Al-Askari di Samarra, Iraq

 

Masjid Al-Askari

Masjid Al-Askari merupakan masjid Syiah yang di bangun pada tahun 944 M. Masjid ini terletak di kota Samarra, Irak. Namun sayangnya masjid ini hancur pada bulan Februari 2006 akibat tidak langsung dari bom Amerika Syarikat ke Irak. Masjid Al Askari adalah sebuah tempat suci Muslim Syi’ah yang terletak di kota Samarra,Iraq. Masjid ini merupakan salah satu masjid Syi’ah yang paling suci di dunia yang dibangun pada 944 M. Kubah emas masjid ini terakhir dibangun kembali pada tahun 1905. Kubahnya yang menjulang di kaki langit Samarra, dilapisi dengan 72.000 lapisan emas, ukurannya kira-kira 20 meter dan tingginya 68 meter.

 

Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan, Brunei

 

Masjid Jame Asr, Brunei

Masjid yang merupakan bagian dari kompleks Istana Bolkiah didirikan pada pertengahan tahun 1980-an untuk memperingati 25 tahun Sultan Hassanal Bolkiah berkuasa. Masjid ini memiliki 29 kubah yang terbuat dari emas murni 24 karat. Bangunan yang terletak di tengah taman yang asri ini mempunyai luas hampir 2 hektar lebih. Keseluruhan kawasan masjid ini dipagari dengan kisi-kisi besi dengan panjang kira-kira 1.082 km. Terdapat lima pintu masuk ke lokasi ini, disamping dua pintu khusus untuk keluarga kerajaan dan tamu negara. Masjid ini memiliki 4 menara yang masing-masing tingginya 189 kaki, dimana ada sekitar 297 anak tangga pada setiap menara tersebut. Melalui menara ini, pengunjung bisa melihat pemandangan sekitar masjid dan juga pemandangan Bandar Seri Begawan dan Kampung Ayer.

 

Masjid Sultan,  Singapura

 

Tahun 1928, begitu mendapat dana dari kerjasama dagang Inggris sebanyak SGD 3000, Sultan Singapura langsung merenovasi sebuah masjid yang ada di kawasan Little India. Perubahan antara lain juga dengan mengganti kubah lama dengan kubah emas. Masjid ini menjadi masjid terbesar di Singapura, dari sekitar 80-an masjid yang ada.

 

Masjid Sultan, Singapura

Seberapa pun besar masjid dibangun di sini, tak satu kalipun bunyi adzan boleh dilantunkan. “Menganggu ketenangan,” kata seseorang. Meski muslim perlu pengingat solat seperti adzan, tapi karena pemerintah tidak memahami kepentingan “adzan” maka adzan dilarang diperdengarkan. Karena Islam merupakan minoritas, maka muslim di Singapura diam-diam membunyikan adzan lewat speaker dalam ruangan masjid saja, tidak sampai keluar. Satu-satunya (mungkin) masjid yang boleh membunyikan adzan adalah masjid Sultan di sekitar Arab Street. Masjid Sultan adalah masjid tertua kedua di Singapura dan dikategorikan national heritage. Oleh sebab itu, ia mendapat perkecualian.

 

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Brunei

 

Masjid Sultan Omar, Brunei

Brunei memiliki 2 masjid yang berkubah emas. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah yang didirikan pertama kali. Mulai digunakan tahun 1958, masjid ini terletak di tengah danau buatan yang bersih. Kubahnya terbuat dari emas 24 karat. Biaya pembangunannya menghabiskan USD 5 juta. Pada zamannya, Masjid Sultan Omar Ali diperhitungkan sebagai salah satu bangunan terindah di dunia.

 

 

Latest Article

Masjid Iwye 30 Juni 2022
Masjid Al-Alam 29 Juni 2022
Masjid Raya Birmingham 28 Juni 2022
Masjid Tiban Malang 24 Juni 2022